Tag: tindakan bedah untuk kanker prostat

Apakah Saya Perlu Menjalani Terapi Hormon Atau Radiasi Seusai Tindak Bedah Kanker Prostat?

71

Untuk kasus kanker prostat tertentu maka terapi hormon ataupun terapi radiasi mungkin diperlukan guna menuntaskan prosedur pengangkatan jaringan sel kanker dan mencegah tumbuhnya kembali sel kanker yang sama. Hal tersebut terjadi karena tidak semua tindakan bedah kanker prostat akan menyelesaikan masalah kanker secara tuntas; resiko – resiko tumbuhnya kembali sel prostat yang mengalami mutasi dan tumbuh dengan tidak terkendali sebaiknya ditekan semaksimal mungkin. Tindakan terapi hormon dan terapi radiasi dapat menjadi pilihan guna memaksimalkan hasil dari prosedur bedah. Dalam kasus kanker prostat tingkat dini; kedua jenis terapi tersebut juga dapat digunakan untuk mencegah ataupun mematikan pertumbuhan sel kanker pada kelenjar prostat.

Terapi hormon sebagai terapi lanjutan dari tindakan bedah untuk kanker prostat dapat menjadi pilihan untuk mencegah tumbuhnya kembali sel kanker yang masih tersisa dari prosedur bedah yang telah dilakukan. Pada dasarnya; terapi hormon dilakukan guna menurunkan kadar hormon pria atau androgen. Hormon ini menjadi hormon yang bertanggung jawab pada berkembangnya sel – sel kanker pada jaringan kelenjar prostat. Keputusan untuk menjalani terapi hormon ini dapat diambil dengan melakukan diskusi dengan dokter yang ahli dalam perawatan paska tindakan bedah pada kanker prostat. Salah satu alasan yang biasanya diberikan oleh dokter untuk melakukan terapi hormon adalah mencegah tumbuh kembalinya sel kanker serta mencegah resiko tumbuhnya sel kanker pada jaringan organ di sekitar kelenjar prostat.

Selengkapnya klik Pengobatan Kanker Prostat.

250Salah satu bentuk terapi hormon untuk kasus kanker prostat adalah dengan menggunakan agonist LH RH atau Luteinizing Hormone– Releasing Hormone. Terapi hormon ini akan menghentikan testikel menghasilkan hormon testosteron. Agonist LHRH dan Antiandrogen merupakan dua jenis obat yang paling lazim digunakan untuk terapi hormon. Adapun ketoconazole dan aminogluthimide juga kadang digunakan untuk mencegah kelenjar adrenal yang menghasilkan hormon testosteron. Untuk kasus pasien yang telah menjalani tindakan bedah kanker prostat; terapi hormon ini biasanya dilakukan untuk mencegah resiko kekambuhan ataupun resiko penyebaran ke jaringan lain. Terapi ini biasanya dilakukan bersamaan dengan terapi radiasi atau radioterapi.

Sedangkan terapi juga dapat dilakukan paska tindakan bedah kanker prostat. Fungsi dari terapi radiasi paska tindakan bedah pada dasarnya sama dengan terapi hormon; yaitu mencegah tumbuh kembalinya sel kanker yang mungkin masih tersisa setelah diangkat dengan prosedur bedah ataupun untuk mencegah resiko menyebarnya sel kanker ke jaringan lain di sekitar kelenjar prostat. Ada beberapa jenis terapi radiasi seperti radiasi eksternal dan radiasi internal. Radiasi eksternal dilakukan dengan menggunakan alat yang memancarkan sinar radiasi ke tubuh pasien. Sedangkan radiasi internal juga sering disebut radiasi implan yang berupa isotop radioaktif yang dimasukkan ke dalam jaringan tubuh yang mengalami pertumbuhan sel kanker.

Baca pengalaman mereka yang berhasil lolos dari kanker prostat klik Pengalaman Mengatasi Kanker Prostat.