Tag: cara pengobatan kanker prostat

Perubahan Apa Yang Mungkin Timbul Terhadap Fungsi Seksual, Buang Air Kecil, atau Usus Saya Setelah Menjalani Beragam Metode Pengobatan Kanker Prostat Tersebut?

Perubahan Yang Mungkin Timbul Pasca Pengobatan Kanker Prostat

22

Perubahan apa yang mungkin timbul terhadap fungsi seksual, buang air kecil, atau usus saya setelah menjalani beragam metode pengobatan kanker prostat tersebut?

Untuk Anda yang menderita kanker prostat, segera lakukan tindakan untuk menhilangkannya. Terdapat beberapa pilihan perawatan medis untuk pengobatan kanker prostat ini. Tidak setiap metode akan cocok dengan semua orang. Pemilihan metode ini bergantung pada kondisi kesehatan umum, harapan hidup, berapa kanker yang telah menyebar, dan usia pasien, juga efek samping pengobatannya. Beberapa pilihan pengobatan adalah sebagai berikut:

  1. Radiasi
  2. Terapi hormon
  3. Operasi
  4. Kemoterapi
  5. TURP (Trasnutethral Resection of the Prostate)
  6. Terapi target

Perubahan Yang Mungkin Terjadi :

Kecemasan terhadap kanker prostat memang tidak bisa disepelekan. Bagaimanapun kanker merupakan salah satu penyebab kematian bagi setiap orang, apalagi penanganannya terlambat. Sadari kesehatan diri sendiri untuk kelangsungan hidup Anda. Penanganan atau pengobarta dan waktu yang tepat terhadap penanganan kanker prostat akan sangat membantu Anda untuk mengatasi kanker prostat tersebut.

Selengkapnya klik Pengobatan Kanker Prostat.

Perubahan apa yang mungkin timbul terhadap fungsi seksual, buang air kecil, atau usus saya setelah menjalani beragam metode pengobatan kanker prostat tersebut? Berikut ini beberapa perubahan yang mungkin terjadi pasca melakukan pengobatan-pengobatan terhadap kanker prostat, diantaranya adalah:

  1. 250Fungsi kandung kemih, Fungsi normal jaringan otot di dasar kandung kemih dan prostat tetutup rapat untuk mencegah urine dalam kandung kemih bocor. Sedangkan saat buang air kecil, urinary sphincters tersebut relaksasi sehingga urine dapat mengalir keluar dari kandung kemih melalui uretra. Saat proses prostatektomi atau operasi pengangkatan prostat, kandung kemih ditarik ke bawah sehingga terhubung dengan uretra pada tempat prostat berada, nah apabila sphincter di dasar kandung kemih rusak saat proses operasi atau rusak ketika terapi radiasi mungkin akan terjadi kebocoran dan inkontinensia. Inkontinensia merupakan ketidakmampuan menahan air seni. Hal ini terjadi akibat adanya kegagalan sistem kandung kemih dan uretra pada saat masukknya urine dari ureter secara  berangsur.
  2. Fungsi usus, Dalam keadaan normal sampah atau feses yang sudah disaring dan harus dikeluarkan dari tubuh akan bergerak perlahan di usus, kemudian akan dikeluarkan melalui anus dengan relaksasi sadar yang dilakukan oleh anal sphincter. Kerusakan rektum akibat dari radiasi maupun operasi meskipun jarang terjadi, akan mengakibatkan masalah dalam usus misalnya pendarahan ataupun diare.
  3. Fungsi seksual, Apabila saraf ereksi mengalami kerusakan selama proses prostatektomi akan mengakibatkan kemampuan ereksi akan hilang, Anda tidak bisa berereksi. Namun keinginan seksual tidak terpengaruh oleh proses ini, hanya saja dengan terputusnya sarat ini memmbuat disfungsi ereksi. Kerusakan saraf ereksi ini juga dapat terjadi pada proses radiasi walau prosesnya lebih lambat.

Baca pengalaman mereka yang berhasil lolos dari kanker prostat klik Pengalaman Mengatasi Kanker Prostat.